3944 SISWA DI SUMBAR IKUTI PENYULUHAN BAHAYA NARKOBA

0
551

Sumbar (19/7) – Mulai tahun pelajaran 2016/2017 Masa Orientasi Sekolah (MOS) diganti dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Apa tujuan PLS bagi Peserta Didik Baru? Berdasarkan Silabus Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru (Lampiran I Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru) ada 5 tujuan penting pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru, salah satu tujuannya adalah menumbuhkan perilaku positif bagi Siswa dan Lingungan Pendidikan. Hal ini disikapi oleh pihak sekolah dengan mengajak siswa mengikuti program yang bersifat positif, cerdas dalam berfikir dan berkarakter.

Dengan adanya program pemerintah tersebut Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat bersama BNN Kota Sawahlunto secara serentak melakukan penyuluhan ke sekolah – sekolah yang berada di kota Padang dan Kota Sawahlunto, kurang lebih sebanyak 3944 Orang siswa mengikuti kegiatan penyuluhan yang diadakan di lingkungan sekolah masing-masing secara serentak sejak pagi sampai sore hari ini (selasa/19 Juli 2016), kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari peredaran dan penyalahgunaan Narkotika terutama bagi lingkungan pendidikan, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat (Mohammad Ali Azhar) melalui stasiun radio pagi tadi juga memberikan himbauan kepada masyarakat terutama orang tua, untuk mengingatkan setiap orang tua agar dapat mengerti moment Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) ini juga harus diikuti dengan mengenali bahaya penyalahgunaan Narkoba bagi Generasi Muda yang menjadi ancaman masa depan negara kita. Tim Penyuluh BNN Provinsi Sumatera Barat yang mengajak siswa di SMKN 1 Padang, SMKN 7 Padang, SMP SMA dan SMK DEK Padang, SMPN 12 Padang, SMPN 25 Padang, SMPN 4 Padang, SMPN 13 Padang, SMPN 2 Padang, SMP FRATER Padang, SMP Maria Padang, MTSN Sawahlunto, SMKN 1 Sawahlunto dan SMPN 2 Sawahlunto untuk bersama-sama mengenali dan melawan penyalahgunaan Narkoba dan ciptakan gerakan STOP NARKOBA di lingkungan sekolah, hal ini dilakukan dengan cara melaksanakan tes urine bagi siswa baru untuk mengenali indikasi penyalahgunaan narkotika bagi siswa dan juga testimoni yang dilakukan oleh 10 orang siswa SMP yang pernah mencoba pengunaan LEM dan menyampaikan bahaya dari Zat Adiktif tersebut di hadapan siswa lainnya Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat mengharapkan semua pihak agar ikut mengerakan kampanye STOP NARKOBA sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang bersih dari Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

#STOPNARKOBA #HUMASBNNPSUMBAR

7WhatsApp-Image-20160719 (83)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY